“Anak-anak diajarkan cara berkendara, cara menyebrang jalan. Ini edukasi yang baik buat siswa,” ucap Elis.
Selain guru, para siswa juga nampak antusias mengikuti acara ini. Husein, siswa kelas 2 SD Assalam misalnya. Ia mengaku senang karena bisa belajar sambil bermain.
“Mau main sepeda,” ucapnya di sela-sela kegiatan.
Begitupula dengan Isma, siswa kelas 2 SD Assalam. Ia mengaku dapat banyak pembelajaran seputar rambu lalu lintas.
“Kalau menyeberang jalan harus hati-hati. Kalau ada lampu merah artinya berhenti, lampu kuning artinya hati-hati, lampu hijau artinya jalan,” katanya. ray/SHL