CIREBON, PastiNews – Gebyar Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2023 tingkat Jawa-Barat, disemarakkan berbagai kesenian dari berbagai nusantara. Tak hanya Jaipong, Sajojo dan Pendet, dalam even tahunan itu, juga ditampilkan Tarian Ratoeh Jaroe dari Nanggroe Aceh Darussalam.
Tarian tersebut dibawakan oleh siswa SMAN 1 Majalengka dengan apik dan cukup baik.
Sebagai informasi, Tari Ratoh Jaroe punya sejarah panjang layaknya tarian Tor-tor, bungong Jeumpa dan tarian tradisional lainnya.
Para penari Ratoh Jaroe menari dalam posisi duduk, sesekali mereka berdiri menggunakan lutut mereka, dan sesekali juga membungkukan badan.

Jumlah penari dalam tarian ini selalui genap, minimal terdiri dari 10 orang penari. Tarian dibawakan oleh perempuan dengan iringan syair religius ini dimaknai sebagai wujud semangat, jiwa pemberani dan pantang menyerah para wanita Aceh.
Dengan ditampilkan tarian dari berbagai daerah di Indonesia termasuk Tari Ratoeh Jaroe, Kadisdik Jawa-Barat Wahyu Mijaya menyebutkan Gebyar Hardiknas 2023 ini menjadi landskapnya budaya Indonesia.
‘Pengenalan budaya ini tak hanya tercermin dari busana adat yang digunakan, tapi juga menampilkan berbagai tarian seni yang ada di Indonesia. Ini keren-keren banget,’ beber Kadisdik Jabar saat menyaksikan Gebyar Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2023 oleh Cabang Dinas Pendidikan (Cadisdik) Wilayah IX di Hotel Aston, Kota Cirebon, Kamis 4 Mei 2023.
Kadisdik mendorong peserta didik agar terus menguasai skill. Sebab, hal tersebut penting untuk menghadapi era revolusi industri saat ini, salah satunya skill komunikasi.
‘Kreativitasnya bagus, semoga ini bisa terus digali, dilanjutkan, dan ditingkatkan motivasi kreativitas putra-putri kita,’ pungkasnya. ***
foto : net








