
Ia menyebutkan, sudah banyak daerah lain yang memesan incinerator Jozef. Di antaranya Ciparay, Majalaya, Masamba Sulawesi Selatan, Sumedang, Garut, Perumahan Kopo Sari Bandung.
Yosep berharap, melalui incinerator Jozef mimpinya bisa terwujud yakni Kota Bandung bersih dari sampah 100 persen.
Sementara Ketua RW 08 Kelurahan Cibaduyut, Gana menuturkan, dalam sehari daerahnya bisa menghasilkan 1-2 ton sampah.
“Warga pilah sampah. Organiknya diolah sendiri, anorganik disetorkan ke Bank Sampah untuk jadi tabungan emas. Sedangkan sampah residu dibakar di incinerator,” kata Gana.
Judy Hermawan, Camat Bojongloa Kidul menambahkan, di Kecamatan Bojongloa Kidul sudah ada 6 kawasan bebas sampah (KBS) dengan sistem pengolahan sampah yang berbeda-beda. Salah satunya di Kelurahan Cibaduyut RW 08 yang menggunakan metode incinerator.
“Ini ide murni dari putra-putra terbaik masyarakat kami. Mereka menciptakan alat incinerator untuk pengolahan sampah dengan sistem pembakaran. Produk ini juga sudah lolos uji emisi, sehingga aman untuk lingkungan dan terus berprogres jadi lebih baik,” pungkasnya. ***








