• Bangkitkan Ekonomi, Pembangunan Tol Cisumdawu Dikebut

    Bangkitkan Ekonomi, Pembangunan Tol Cisumdawu Dikebut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Atlet SAVATE Jabar Raih Medali di Kejuaraan Dunia Uzbekistan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cek Nih Keunggulan dan Kekurangan Samsung Galaxy Z Flip 3 5G

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sukseskan HANI 2023, Didin Saripudin Donor Darah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BRT di Bandung Raya Mulai Digarap 2024 Mendatang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bangkitkan Ekonomi, Pembangunan Tol Cisumdawu Dikebut

    Bangkitkan Ekonomi, Pembangunan Tol Cisumdawu Dikebut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Atlet SAVATE Jabar Raih Medali di Kejuaraan Dunia Uzbekistan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cek Nih Keunggulan dan Kekurangan Samsung Galaxy Z Flip 3 5G

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sukseskan HANI 2023, Didin Saripudin Donor Darah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BRT di Bandung Raya Mulai Digarap 2024 Mendatang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • RATE CARD IKLAN
Minggu, Oktober 4, 2026
  • Login
PastiNews.id
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • POLITIK
  • TNI/POLRI
  • PEMERINTAHAN
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • KESEHATAN
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • POLITIK
  • TNI/POLRI
  • PEMERINTAHAN
  • DAERAH
  • HUKRIM
  • KESEHATAN
No Result
View All Result
PastiNews.id
No Result
View All Result
  • OLAHRAGA
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • DAERAH

Home » INSPIRASI » Tak Hanya Merusak Generasi, Bullying Tingkatkan Kekerasan Dikalangan Pelajar

Tak Hanya Merusak Generasi, Bullying Tingkatkan Kekerasan Dikalangan Pelajar

Santi Sintari, Ibu RT Tinggal di Parongpong KBB

Juli 15, 2024
in FEATURED, INSPIRASI
0
Tak Hanya Merusak Generasi, Bullying Tingkatkan Kekerasan Dikalangan Pelajar

foto ilustrasi. net

Share on FacebookShare on Twitter

PERUNDUNGAN atau akrab disebut bullying, kian marak terjadi dikalangan pelajar.

Berdasarkan data UNICEF 2020, kekerasan di kalangan pelajar mencapai 41 persen. Sementara cyber bullying menembus 45 persen.

Angka tersebut mungkin akan jauh lebih besar di lapangan, mengingat tidak semua korban dan saksi berani berterus terang dan angkat bicara.

Di Indonesia sendiri, kasus perundungan sangat meresahkan.

Melansir detikedu, Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) mengungkapkan, angka bullying di Indonesia cukup tinggi di kalangan pelajar.

Berdasarkan data yang dihimpun Juli 2023, mayoritas bullying terjadi di SD (25 persen) dan SMP (25 persen), lalu di SMA (18,75 persen) dan SMK (18,75 persen), MTs (6,25 persen) dan Pondok Pesantren (6,25 persen).

Baru-baru ini, seorang siswi di salah satu SMK Kesehatan di Cihanjuang, Cimahi Utara, Jawa Barat, berinisial N, meninggal dunia Kamis 30 Mei 2024 lalu. N diduga mengalami depresi berat akibat bullying yang dilakukan teman seangkatannya di sekolah selama tiga tahun, sejak kelas 10 hingga akhir kelas 12.

Ada apakah dengan dunia pendidikan dinegara kita yang terus menerus melahirkan siswa dan siswi yang kerap melakukan bullying.

Mirisnya, ini terjadi bukan hanya ditingkat SD namun juga di perguruan tinggi, yang seharusnya lebih bijaksana karena lebih dewasa. Ini menunjukkan, sistem pendidikan dinegara kita tidak baik-baik saja.

Baca juga :  Bandara Husein Bagikan Hewan Qurban Ke Dua Kecamatan

Buruknya lingkungan masyarakat dan keluarga kasus bullying yang dilakukan anak terus terjadi. Orang tua sibuk bekerja sehingga tidak mampu menjalankan fungsinya dengan sempurna,

Ayah hanya dapat memenuhi kebutuhan anak dari segi materi, sementara ibu mendidik dengan menjejali dengan materi. Mudahnya anak mengakses informasi lewat internet, ikut berperan terjadinya kasus perundungan.

Namun, sesungguhnya ini semua hanyalah dampak. Akar masalahnya adalah akibat dari penerapan sistem sekuler kapitalisme di negara ini.

Asas itu telah memisahkan nilai-nilai moral dan agama, yang pada akhirnya melahirkan liberalisme yang mengagung-agungkan kebebasan, hingga aturan agama makin terpinggirkan.

Pendidikan keluarga memiliki peran penting dalam melahirkan generasi berkualitas. Keluarga tidak hanya cukup berfokus pada pemenuhan materi semata. Jika keluarga bervisi pada materi semata, anak-anak yang terdidik tidak jauh berbeda, materi hanya sebagai orientasi hidup.

Ayah tidak cukup hanya sebagai pencari nafkah, namun juga sebagai pemimpin keluarga yang mendidik seluruh anggota keluarga, istri dan anak-anak. Begitu pun sosok ibu, sebagai madrasah pertama bagi sang buah hati.

Baca juga :  Batal Jadi Tuan Rumah Enam Cabor, Nuryadi Sebut Harusnya Ada Komunikasi

Lalu bagaimana Islam menyolusi secara fundamental untuk mencegah anak melakukan bullying atau perundangan?

Islam telah menjamin, setiap anak harus mendapatkan perlindungan dan perhatian agar terhindar dari segala bentuk kezaliman ataupun keterlibatan dalam perundungan.

Bukan hanya keluarga dan masyarakat, negara pun memiliki andil besar dalam mewujudkan anak-anak tangguh berkepribadian Islam sehingga jauh dari pembuatan maksiat termasuk bullying.

Islam bertanggung jawab menerapkan aturan secara kaffah (utuh) dalam rangka mengatur seluruh urusan umat.

oleh sebab itu, upaya pencegahan dan penyelesaian perundangan harus dimulai dari ketakwaan. Karena hal ini akan mendorong setiap individu senantiasa terikat dengan aturan Islam secara keseluruhan. Aturan inilah yang akan membentengi umat dari kemaksiatan.

Kurikulum Islam mampu menghasilkan anak didik yang berkepribadian Islam, sehingga terhindar dari berbagai perilaku kasar, zalim dan maksiat lainnya.

Islam pun menjamin terpenuhi pendidikan memadai bagi rakyatnya secara berkualitas dan gratis. ***

Tags: bullyingFSGIKapitalismePerundunganSistem Islam
Previous Post

MPLS Bentuk Karakter Intelek Hingga Emosional Siswa

Next Post

Cukup Telpon, Semua Urusan Warga Beres Melalui PESONA Braga

BeritaTerkait

Indah Kirana Lantik Kepengurusan IKWI Jabar 2026-2031

Indah Kirana Lantik Kepengurusan IKWI Jabar 2026-2031

Oktober 3, 2026
Dedi Mulyadi Tekankan Independensi Pers: Jaga Integritas

Dedi Mulyadi Tekankan Independensi Pers: Jaga Integritas

Oktober 3, 2026
Apresiasi untuk Masyarakat, Telkomsel Umumkan Pemenang 5G Video Competition

Apresiasi untuk Masyarakat, Telkomsel Umumkan Pemenang 5G Video Competition

Oktober 2, 2026
SMPN 50 Bandung Manfaatkan Lahan Pekarangan Hasilkan Panen Sayuran

SMPN 50 Bandung Manfaatkan Lahan Pekarangan Hasilkan Panen Sayuran

Oktober 2, 2026
JHB Soroti Dugaan Intimidasi Wartawan Usai Sidang PT DBS

JHB Soroti Dugaan Intimidasi Wartawan Usai Sidang PT DBS

Oktober 1, 2026
Kembali Tunjukkan Kepedulian, Bank BRI Bantu Warga di Ciamis dengan Merenovasi Rumah

Kembali Tunjukkan Kepedulian, Bank BRI Bantu Warga di Ciamis dengan Merenovasi Rumah

September 30, 2026
Next Post
Cukup Telpon, Semua Urusan Warga Beres Melalui PESONA Braga

Cukup Telpon, Semua Urusan Warga Beres Melalui PESONA Braga

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Bangkitkan Ekonomi, Pembangunan Tol Cisumdawu Dikebut

    Bangkitkan Ekonomi, Pembangunan Tol Cisumdawu Dikebut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Atlet SAVATE Jabar Raih Medali di Kejuaraan Dunia Uzbekistan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cek Nih Keunggulan dan Kekurangan Samsung Galaxy Z Flip 3 5G

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sukseskan HANI 2023, Didin Saripudin Donor Darah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BRT di Bandung Raya Mulai Digarap 2024 Mendatang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • RATE CARD IKLAN

PastiNews.id © 2021 - Design by MFC.

No Result
View All Result
  • OLAHRAGA
  • LIFESTYLE
  • PENDIDIKAN
  • DAERAH
  • PEMERINTAHAN
  • EKONOMI
  • FASHION
  • HUKRIM
  • INSPIRASI
  • KESEHATAN
  • PARLEMEN
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • RAGAM
  • TEKNOLOGI
  • TNI/POLRI
  • TRAVEL
  • TRENDS
  • Redaksi

PastiNews.id © 2021 - Design by MFC.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In