“Kerja sama ini memungkinkan hasil pertanian petani lokal terdistribusi secara lebih luas dan terorganisir, baik ke pasar induk, buyer institusional, maupun jaringan distribusi modern,” kata dia.
Dia mengungkapkan, sejak 2 Desember 2025, Rumah Tani Nusantara telah berkontribusi dalam penyerapan hasil panen petani di wilayah terdampak bencana, dengan capaian lebih dari 200 ton cabai, 3,2 ton durian, dan 4 ton kopi, serta penyaluran bantuan beras sebanyak 46 ton kepada masyarakat terdampak. Sinergi dengan Pos Indonesia diyakini akan memperkuat capaian tersebut ke depan.
Dalam ruang lingkup kerja sama, Pos Indonesia akan menyediakan layanan jasa pengiriman komoditas pertanian milik Rumah Tani Nusantara. Layanan tersebut meliputi pickup kiriman dari gudang atau titik pengumpulan, pengiriman ke titik distribusi dan pasar tujuan di seluruh Indonesia, hingga layanan bongkar muat dan pelaporan status pengiriman.







