Bandung Barat, PastiNews – WINGS Group Indonesia kembali menegaskan komitmennya terhadap keberlanjutan melalui merek detergen SoSoft. Pada Jumat (13/2), SoSoft meresmikan kolaborasi Rekosistem x SoSoft Waste Station di kompleks Sekolah Al-Irsyad Satya, Kota Baru Parahyangan (KBP), Kabupaten Bandung Barat.
Langkah ini menjadi bagian dari kampanye #AlamiSoSoftUntukBumi. Melalui kampanye tersebut, SoSoft ingin mengubah kebiasaan masyarakat dalam mengelola sampah plastik rumah tangga. Karena itu, perusahaan tidak hanya mengajak konsumen memilih produk yang lebih ramah lingkungan, tetapi juga mendorong aksi nyata setelah penggunaan produk.
Pertama, SoSoft mengajak konsumen memilih detergen berbahan aktif tumbuhan yang lebih mudah terurai dan tidak mengandung SLS. Selain itu, SoSoft mendorong masyarakat membiasakan diri memilah sampah dari rumah. Setelah itu, konsumen dapat menyetorkan kemasan plastik ke waste station atau bank sampah agar proses daur ulang berjalan optimal.
Head of Fabric Care Category WINGS Group Indonesia, Anastasia Pamela, menekankan bahwa kepedulian terhadap lingkungan bisa tumbuh dari aktivitas sehari-hari. Menurutnya, kebiasaan sederhana seperti mencuci pakaian pun dapat memberi dampak jangka panjang.
“Pilihan produk dan kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten dapat memberi dampak signifikan bagi keberlanjutan lingkungan,” ujarnya saat peresmian.
Sementara itu, Rekosistem berperan sebagai mitra pengelola dan pendaur ulang berbasis teknologi. CEO & Co-Founder Rekosistem, Ernest Layman, melihat kolaborasi ini sebagai contoh konkret perubahan perilaku. Menurutnya, kolaborasi antara brand dan pengelola sampah membuka ruang edukasi sekaligus memastikan sampah benar-benar masuk ke rantai daur ulang yang bertanggung jawab.
Waste station di kawasan Kota Baru Parahyangan menargetkan pengumpulan hingga 16 ton sampah rumah tangga per tahun. Selanjutnya, tim pengelola akan mengolah sampah tersebut dan menyalurkannya kembali ke industri daur ulang. Dengan demikian, limbah plastik tidak berhenti di tempat pembuangan akhir.
Untuk meningkatkan partisipasi, SoSoft juga menawarkan insentif. Masyarakat dapat menyetorkan kemasan kosong melalui aplikasi Rekosistem dan memperoleh Rekopoin. Kemudian, pengguna bisa menukar poin tersebut dengan berbagai keuntungan di aplikasi. Skema ini sekaligus mendorong konsistensi, bukan sekadar partisipasi sesaat.
Melalui kolaborasi ini, SoSoft ingin menunjukkan bahwa isu lingkungan bukan sekadar kampanye komunikasi. Sebaliknya, perusahaan berupaya membangun ekosistem yang mendorong perubahan perilaku. Pada akhirnya, perubahan itu bermula dari rumah, lalu bergerak ke komunitas, dan kemudian memberi dampak lebih luas. -Val







