Presiden ANGKASA Malaysia, Datuk Seri Dr. Abdul Fattah Abdullah, menegaskan bahwa masjid memiliki peran strategis sebagai pusat aktivitas umat, tidak hanya dalam aspek ibadah, tetapi juga sosial dan ekonomi. “Pada masa Rasulullah SAW, masjid menjadi pusat kehidupan masyarakat. Melalui koperasi masjid, kami ingin masjid menjadi pusat kegiatan yang menyatukan dan meningkatkan ekonomi umat,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa pengembangan koperasi masjid telah dilakukan di berbagai negara dan diharapkan dapat terus meluas. “Selain di Indonesia dan Malaysia, koperasi masjid juga telah diwujudkan di Filipina, Kamboja, dan Vietnam. Ke depan, kami berharap konsep ini dapat berkembang di lebih banyak negara,” tambahnya. Pada kesempatan tersebut, ANGKASA menyalurkan bantuan sebesar USD 3.000 atau sekitar Rp. 50 juta sebagai modal penggerak ekonomi Koperasi Konsumen Berkah Bersama.








