Wihaji menemui keluarga berisiko stunting (KRS) sekaligus menyerahkan bantuan perbaikan rumah tidak layak huni (rutilahu) serta bantuan nutrisi melalui program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting).
Selain didampingi oleh beberapa stafsus menteri, Deputi KSPK, Direktur Balnak serta Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jawa Barat, Dadi Ahmad Roswandi, turut dihadiri Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian, Kepala DPPKBP3A Kabupaten Cianjur beserta jajaran Forkopimda Kabupaten Cianjur lainnya.
Pemerintah Kabupaten Cianjur menyampaikan bahwa total anggaran Bantuan Operasional Keluarga Berencana (BOKB) dari pemerintah pusat mencapai 16,13 miliar.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 12,59 miliar dialokasikan untuk operasional 5.724 Tim Pendamping Keluarga.








