Baginya, peran wartawan itu tidak hanya dari kegiatan sosial kali ini saja, tapi sejak jaman perjuangan kemerdekaan dulu.
Letkol Robil mengajak para hadirin untuk merenungkan kontribusi nyata para jurnalis dan dokumentator sejarah. Ia menyoroti peran penting Frans Mendur dan rekan-rekannya di Indonesia Press Photo Service (IPPHOS) yang telah mengabadikan momen-momen krusial perjuangan.
“Bukan hal yang baru, justru salah satu yang ikut mengisi dan mendukung atau memperjuangkan kemerdekaan adalah rekan-rekan jurnalis atau wartawan. Sebagai pengingat, jika dulu tidak ada Mendur Bersaudara, mungkin kita saat ini tidak bisa melihat foto-foto perjuangan zaman dulu,” ujar Letkol Robil.
Ia menegaskan bahwa karya jurnalistik merupakan salah satu bentuk perjuangan yang memungkinkan generasi sekarang untuk mengabadikan dan mempelajari sejarah. Lebih jauh, ia juga menyebutkan wartawan turut serta membantu perjuangan Indonesia, menunjukkan bahwa profesi wartawan memiliki peran yang sangat strategis.








