BANDUNG, PastiNews – Proyek pembangunan Bus Rapid Transit (BRT) di Kota Bandung terus dikebut menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 hijriah. Pihak pelaksana memastikan perapihan pekerjaan dilakukan agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat, khususnya pejalan kaki.
Leader Proyek BRT, Gerry mengaku sempat terjadi miskomunikasi terkait instruksi penghentian sementara pekerjaan yang sebelumnya disampaikan Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan.
“Memang ada sedikit ‘miss’. Saat edaran keluar untuk menghentikan pekerjaan tanggal 12 Maret, kondisi di lapangan galian sudah terbuka semua. Tidak mungkin kami tinggalkan begitu saja,” kata Gerry saat ditemui Humas di depan Hotel The 101 Dago, Selasa 17 Maret 2026.








