Sejak dideklarasikan pada 7 Januari 2026, olahraga ini berkembang pesat hingga terbentuk di 38 provinsi dan ratusan kabupaten/kota di Indonesia.
“Ini olahraga yang melatih strategi, membaca situasi, dan konsentrasi tinggi. Tidak bisa dimainkan asal-asalan,” ujarnya di hadapan peserta di Gelanggang Generasi Muda Jalan Merdeka Kota Bandung, Sabtu, 28 Maret 2026.
Menurutnya, tingginya antusiasme masyarakat menjadi bukti bahwa domino memiliki daya tarik luas dan mudah diterima semua kalangan.
Hal yang menarik, domino tidak hanya menghadirkan kompetisi, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru. Dari meja permainan, merchandise, hingga berbagai produk kreatif, semuanya berpotensi menggerakkan sektor UMKM.








