Namun, perjalanan kawasan ini tidak lepas dari masa kelam. Pada tahun 1946, pasca peristiwa Bandung Lautan Api banyak bangunan di area tersebut terbakar. Warga saat itu terpaksa meninggalkan kota demi mencegah Bandung jatuh ke tangan penjajah, yang berujung pada hangusnya sejumlah bangunan bersejarah.
“Peristiwa itu menjadi bagian penting dari sejarah perjuangan kita dan membentuk identitas Kota Bandung hingga hari ini,” ujarnya.
Ia menekankan, upaya pelestarian kawasan bersejarah tidak hanya sebatas menjaga fisik bangunan, tetapi juga merawat nilai-nilai perjuangan yang terkandung di dalamnya.
“Menjaga kawasan ini bukan hanya soal merawat bangunan, tetapi juga menjaga sejarah dan semangat perjuangan yang diwariskan kepada kita,” pungkasnya.***








