“Tanpa strategi ini, melimpahnya penduduk usia produktif berisiko memicu pengangguran tinggi dan bencana ekonomi,” tegasnya.
Sementara Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Rosihon Anwar menjelaskan, isu kependudukan memiliki keterkaitan erat dengan Al-Qur’an.
Aspek keluarga dan kependudukan bagian penting karena Islam memiliki perhatian besar terhadap pengelolaan kehidupan manusia secara berkelanjutan.
“UIN Sunan Gunung Djati Bandung siap untuk terus bersinergi dengan pemerintah dalam menyukseskan program-program pembangunan kependudukan dan keluarga,” tegasnya.
Mengangkat tema “Transformasi Kebijakan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Menuju Indonesia diikuti 2000 orang terdiri mahasiswa, dosen, tenaga pendidikan, Penyuluh KB dan mitra kerja Bangga Kencana. ***








