Keberhasilan tuan rumah tidak hanya diukur dari aspek penyelenggaraan, namun juga dari capaian prestasi atlet.
“Keberhasilan penyelenggaraan dan pencapaian prestasi menjadi dua fokus utama yang harus berjalan seimbang,” ungkap Yadi.
Karena itu, pihaknya juga akan melakukan penjaringan atlet dalam waktu dekat.
Atlet yang lolos seleksi akan mengikuti pemusatan latihan cabang (Pelatcab) yang direncanakan dimulai Juni 2026.
Senada, Sekretaris Umum National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kota Bandung, Djumono, menywbutkan, langkah ini menyatukan langkah dan strategi menghadapi ajang olahraga disabilitas Peparda 2026.
“Konsolidasi ini merupakan pertemuan antara pengurus NPCI Kota Bandung dengan para pelatih untuk mempersiapkan pembentukan kontingen yang lebih solid dan kompetitif,” ujar Djumono.







