Pastinews.id, Banjar – Tekanan ekonomi global pada awal 2026 mulai terasa di berbagai sektor. Konflik geopolitik dan kenaikan harga energi mendorong ketidakpastian yang cukup tinggi di pasar dunia.
Lembaga internasional merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi global ke level yang lebih rendah. Kondisi ini berpotensi menekan ekonomi domestik, terutama melalui inflasi dan nilai tukar.
Meski begitu, ekonomi Indonesia masih menunjukkan ketahanan. Konsumsi masyarakat tetap kuat dan menjadi penopang utama pertumbuhan pada kuartal pertama tahun ini.
Di sektor otomotif, penjualan sepeda motor meningkat cukup signifikan. Namun, penjualan mobil cenderung stagnan dan belum menunjukkan pertumbuhan berarti.
Di tengah situasi tersebut, Adira Finance mencatat kinerja positif. Perusahaan berhasil meningkatkan pembiayaan baru secara signifikan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Pertumbuhan ini tidak hanya berasal dari sektor otomotif. Perusahaan juga memperkuat pembiayaan di sektor non-otomotif untuk menjaga stabilitas bisnis.
Kondisi ini menunjukkan bahwa sektor pembiayaan masih memiliki ruang untuk tumbuh. Industri ini tetap berperan penting dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah tekanan global.







