Selain kecelakaan lalu lintas, terdapat satu kasus darurat medis berupa serangan jantung yang terjadi di rumah warga usai menonton pertandingan. Namun korban berhasil mendapatkan penanganan cepat dan dinyatakan selamat.
Farhan menuturkan, keberhasilan penanganan tersebut tidak lepas dari kesiapsiagaan layanan darurat serta koordinasi lintas sektor yang berjalan efektif selama momentum pertandingan berlangsung.
Menurutnya, layanan kegawatdaruratan seperti 112, 113, dan 119 menunjukkan respons cepat dalam menangani laporan masyarakat. Hal ini dinilai menjadi faktor penting dalam mencegah jatuhnya korban jiwa.
“Semua layanan responsif. Ini bukti bahwa kesiapan kita dalam menghadapi euforia sudah berjalan baik,” katanya.








