Direktur Utama bank bjb Ayi Subarna mengungkapkan, Triwulan I 2026 mencerminkan upaya perseroan dalam menjaga fundamental bisnis yang sehat melalui penguatan intermediasi, efisiensi operasional, dan transformasi layanan.
“Di tengah dinamika industri perbankan dan kondisi ekonomi yang berkembang, bank bjb berupaya menjaga pertumbuhan bisnis secara sehat dengan tetap memperhatikan kualitas aset, likuiditas, serta kebutuhan nasabah dan pemangku kepentingan,” kata Ayi Subarna.
Di sisi intermediasi, total kredit dan pembiayaan konsolidasi bank bjb tercatat sebesar Rp141,2 triliun. Sementara, dana pihak ketiga (DPK) tumbuh menjadi Rp159,9 triliun atau naik 3,9% yoy. Likuiditas bank tetap berada pada level yang terjaga dengan Loan to Deposit Ratio (LDR) sebesar 83,5%.








