“Penghargaan ini kami persembahkan untuk seluruh masyarakat, para muzaki, relawan, serta semua pihak yang terus mendukung gerakan zakat dan pemberdayaan di Jawa Barat. BAZNAS Jabar akan terus berupaya menghadirkan program yang tidak hanya bersifat bantuan sesaat, tetapi juga mendorong kemandirian dan keberlanjutan bagi para penerima manfaat,” ujarnya.
Pimpinan Redaksi Republika, Andi Muhyidin, dalam kesempatan tersebut menilai bahwa penguatan gerakan kemanusiaan hari ini membutuhkan sinergi antara media, lembaga sosial, dan masyarakat luas.
“Gerakan kemanusiaan tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi dan konsistensi agar dampaknya benar-benar dirasakan masyarakat. Apa yang dilakukan BAZNAS Jawa Barat menjadi contoh bagaimana pengelolaan zakat dapat diarahkan untuk pemberdayaan yang berkelanjutan,” ungkapnya.







