Pada akhir 2024 hingga awal 2025 lalu, Kota Bandung sebenarnya sudah mengajukan diri sebagai calon tuan rumah bersama Kabupaten Indramayu. Saat itu, Penjabat Gubernur menetapkan Indramayu demi pertimbangan pemerataan pembangunan olahraga.
Namun, dalam perjalanannya menjelang pelaksanaan, kesiapan Indramayu dinilai kurang memadai. Akhirnya pada Februari lalu, hak penyelenggaraan resmi dialihkan ke Kota Bandung.
Kondisi ini tentu membawa tantangan tersendiri, terutama dari sektor anggaran. Karena penunjukan dilakukan di tahun berjalan, pendanaan tidak bisa masuk dalam APBD murni, melainkan melalui Anggaran Biaya Tambahan (ABT) yang proses administrasinya membutuhkan waktu.
Meskipun dihadapkan pada keterbatasan waktu persiapan dan dinamika anggaran, NPCI Kota Bandung bersama Pemerintah Kota Bandung memiliki komitmen dan regulasi yang kuat bahwa Peparda VII harus tetap sukses terlaksana di tahun 2026 ini.







