“Iduladha mengajarkan kita tentang pentingnya berbagi kebahagiaan. Masih banyak masyarakat yang dalam kesehariannya hidup dengan keterbatasan. Karena itu, distribusi daging kurban diharapkan dapat menghadirkan kebahagiaan, mempererat solidaritas sosial, dan menumbuhkan rasa saling peduli di tengah masyarakat,” ujar Ijang.
Di berbagai titik distribusi, masyarakat tampak antusias dan penuh rasa syukur menerima daging kurban. Suasana kebersamaan terlihat hangat, mulai dari proses penyembelihan, pengemasan, hingga pembagian kepada warga. Anak-anak, orang tua, relawan, dan masyarakat sekitar ikut merasakan semangat Iduladha yang penuh keberkahan.
Menurut Ijang, kurban memiliki makna sosial yang sangat kuat karena menjadi salah satu momentum pemerataan kebahagiaan dan penguatan nilai kemanusiaan. Terlebih di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang belum sepenuhnya pulih dan masih adanya kelompok masyarakat rentan yang memerlukan perhatian bersama.







