FGD ini menegaskan kembali betapa pentingnya menjaga keberlanjutan industri alas kaki bukan saja di Cibaduyut tapi juga di Garut dan Bogor Ciomas. Hal ini hanya bisa dicapai melalui peningkatan kompetensi pengrajin yang konsisten, penguatan kolaborasi lintas sektor (pemerintah, akademisi, praktisi, pelaku usaha), serta pendampingan yang berkesinambungan. Seluruh pihak optimis dan menaruh harapan besar agar Eksistensi Sepatu Tradisional tetap menjadi sentra alas kaki yang adaptif terhadap perkembangan zaman dan terus memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat.***








