Sebelum pemilihan dimulai, Kang Arie -sapaan akrabnya- menjelaskan bahwa mekanisme pemilihan Ketua Pokja berbeda dengan pengurus daerah. “Pokja tidak melaksanakan konferensi, karena merupakan bagian integral dari PWI Jawa Barat. Sejatinya, Ketua Pokja ditunjuk oleh Pengurus PWI Jabar,” jelasnya. Namun demikian, PWI Jabar memilih untuk tidak bersikap subjektif dan membuka ruang aspirasi seluas-luasnya melalui musyawarah anggota yang lebih informal.
“Kami sangat menghargai proses demokrasi dan musyawarah mufakat. Ketika semua anggota menghendaki Pak Zaenal Ihsan, maka tidak ada alasan bagi PWI Jabar untuk menolak. Keputusan ini murni lahir dari bawah dan akan menjadi legitimasi kuat saat dibawa ke rapat pleno,” tegas Kang Arie.








