Melalui Nathabumi, Solusi Bangun Indonesia mengembangkan pengelolaan limbah dengan pendekatan ekonomi sirkular, yaitu mengolah limbah yang tidak lagi memiliki nilai guna menjadi sumber daya untuk mendukung proses produksi. Limbah industri dan sampah yang memenuhi persyaratan dimanfaatkan sebagai bahan bakar dan bahan baku alternatif melalui teknologi co-processing di pabrik semen, sehingga dapat mengurangi penggunaan sumber daya alam dan bahan bakar fosil sekaligus memberikan alternatif pengelolaan limbah yang berkelanjutan.
Pendekatan tersebut memadukan teknologi pengelolaan limbah dengan kolaborasi lintas sektor dan pemberdayaan masyarakat. Atas penerapan tersebut, Nathabumi dinilai memberikan kontribusi terhadap pengembangan ekonomi sirkular yang menghadirkan manfaat bagi industri, masyarakat, dan lingkungan. Hingga akhir tahun 2025, Solusi Bangun Indonesia telah memanfaatkan 1,98 juta ton limbah sebagai bahan baku dan bahan bakar alternatif, dan mencapai 15,11% Thermal Substitution Rate melalui pemanfaatan bahan bakar alternatif sebagai pengganti energi fosil.








