BANDUNG, PastiNews — Langit Bandung malam itu terasa lebih romantis dari biasanya. Ciwalk XXI berubah jadi lautan kilatan kamera. Gemuruh sorak penonton memenuhi setiap sudut mal itu.
“Dan Bandung” akhirnya menggelar Gala Premiere dan Press Conference, Sabtu (15/8/2026). Malam itu bukan sekadar acara media biasa. Ini momen pulang kampung yang ditunggu-tunggu.
Film ini sempat berkeliling dulu sebelum benar-benar “pulang”. Jakarta menjadi lokasi gala premiere pertamanya. Tim produksi lalu membawa film ini roadshow ke Surabaya, Semarang, Yogyakarta, dan Makassar.
Semua orang tahu, panggung sesungguhnya cuma ada di satu tempat. Bandung adalah rumah asli cerita ini.
Basil dan Elma, Kisah Cinta yang Familiar Tapi Tetap Menyentuh
Konferensi pers malam itu penuh nama besar. Produser Titin Suryani hadir bersama penulis novel Pidi Baiq. Jajaran pemeran seperti Samo Rafael, Shanna Shannon, Keisya Levronka, dan Razan Zu juga berbagi cerita di balik produksi film ini.
Sutradara Rudi Soedjarwo turut duduk di tengah mereka. Nama ini mungkin sudah tidak asing bagi penggemar romansa Tanah Air sejak era “Ada Apa Dengan Cinta?”. Kali ini ia meracik kisah cinta anak muda lewat Basil dan Elma.
Basil dan Elma datang dari dunia yang jauh berbeda. Keduanya terjebak dalam pusaran cinta yang harus mereka pertahankan mati-matian. Kisah cinta beda kelas sosial ini memang bukan hal baru di layar lebar Indonesia. Namun latar Kota Kembang berhasil membungkusnya jadi lebih menyentuh.








