“Kami tidak hanya menerima mahasiswa yang baru lulus SMA, tetapi juga mahasiswa S2 untuk para karyawan melalui program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Dengan RPL, masa studi mahasiswa karyawan bisa lebih cepat, bahkan hingga 50 persen. Tadinya empat tahun bisa menjadi dua tahun, atau tiga tahun menjadi satu setengah tahun,” jelasnya.
Terkait capaian selama dua dekade, Ricky mengaku cukup puas atas pengakuan pemerintah yang menempatkan USB YPKP dalam kategori unggul. Namun, ia menegaskan bahwa capaian tersebut bukanlah akhir dari perjuangan.
“Kami tidak pernah merasa sudah cukup. Perubahan zaman terus terjadi, regulasi pun berubah-ubah. Ketidakpastian itu membuat kami tidak bisa berhenti berpuas diri. Yang penting kami terus berinovasi,” tegasnya.








