Pada kesempatan yang sama, Direktur Sales dan Marketing SIG, Dicky Saelan, mengatakan bahwa Semen Kujang bukan merupakan merek baru, melainkan bagian dari perjalanan pembangunan Jawa Barat sejak pertama kali diperkenalkan pada 1975. “Kami ingin mengembalikan merek yang menjadi kebanggaan warga Sunda, sekaligus menghadirkan produk dengan teknologi mutakhir yang lebih kokoh, relevan, dan siap menjawab tantangan masa depan,” ujar Dicky Saelan.
Dicky menjelaskan, Semen Kujang merupakan tipe semen Portland Composite Cement (PCC) sesuai SNI 7064:2022 yang diproduksi oleh anak usaha SIG, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, di Pabrik Narogong, Jawa Barat. Produk ini dilengkapi teknologi Active Micro Particle, inovasi butiran mikro yang mampu mengisi rongga material secara lebih optimal sehingga menghasilkan struktur bangunan yang lebih padat, kuat, dan tahan lama.








