“Kami terus mendorong inovasi yang tidak hanya berorientasi pada kualitas dan performa sesuai kebutuhan konstruksi, tetapi juga memberikan nilai tambah pada fungsi bagi penggunanya. Bersama SIG, kami berkomitmen menyediakan material berkelanjutan agar lebih banyak konstruksi di Indonesia memperoleh kualitas, durabilitas, dan nilai tambah untuk jangka panjang,” sambung Rizki.
Seminar Indonesia Green Building Festival 2026 juga menjadi ruang untuk membahas bagaimana inovasi material dapat diintegrasikan dengan desain dan performa bangunan dalam mendukung konstruksi rendah karbon. Dalam forum tersebut, para narasumber berbagi perspektif mengenai tantangan dan peluang penerapan konsep bangunan hijau dari berbagai sudut pandang, mulai dari kebijakan, perencanaan dan desain, hingga pemilihan material.







