Pelantikan ini juga menjadi momentum penegasan komitmen USB terhadap green campus dan sustainable campus. Prof. Diana mengungkapkan bahwa pihaknya tidak menerima papan bunga sebagai bentuk ucapan selamat, melainkan mengalihkan dana tersebut untuk pelatihan green florist—merangkai bunga ramah lingkungan tanpa styrofoam.
“Kami ingin menegaskan bahwa Sangga Buana ini menuju green campus, sustainable campus. Kami juga mengembangkan wakaf produktif, karena pahalanya akan terus mengalir,” jelasnya. Acara pelantikan juga menghasilkan beasiswa bagi mahasiswa, sebagai bagian dari gerakan yang diharapkan berlanjut pada acara-acara besar kampus lainnya.
Menjawab Tantangan dengan Optimisme
Mengenai tantangan ke depan, Prof. Diana mengakuinya sebagai hal yang tak terhindarkan. Namun, ia memilih melihatnya sebagai peluang.








