Peluang Emas bagi Mahasiswa di Industri Hijau
Abdul Rivai Ras memaparkan bahwa transisi menuju industri hijau membuka peluang karir yang luas bagi mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu. Tidak hanya terbatas pada bidang teknis, industri hijau juga membutuhkan keahlian di bidang teknologi informasi, akuntansi, keuangan, manajemen, hingga komunikasi.
“Kita juga butuh keilmuan-keilmuan bukan dari sisi yang bersifat teknis, tetapi yang berhubungan dengan keahlian sosial juga kita butuhkan. Karena kita di perkebunan juga mengakomodasi masyarakat yang ada di lingkungan itu, konteks bagaimana mereka bisa mendapatkan perhatian dari sisi sosial dan environment,” jelasnya.
PTPN I sendiri membuka ruang kolaborasi luas bagi mahasiswa, termasuk riset gratis di lahan perusahaan, pemanfaatan lahan tidur menjadi produktif, hingga program magang. Mahasiswa dari jurusan Informatika, misalnya, dapat mengaplikasikan kemampuan Internet of Things (IoT) pada sektor perkebunan.







