“Green financing itu dibutuhkan ketika perusahaan-perusahaan ingin mendapatkan bantuan, market, dan pasar di dunia internasional. Itu harus berbasis pada eco-friendly, berbasis pada konteks hijau, bisnis industri hijau. Nah, itu bisa diedukasi mulai dari kampus,” paparnya.
Apresiasi untuk Inisiatif Kampus
Abdul Rivai memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah USB YPKP Bandung yang dinilainya visioner. Menurutnya, tidak banyak kampus yang secara aktif membangun komunikasi dengan BUMN dan korporasi untuk mendorong agenda keberlanjutan.
“Ini sesuatu yang luar biasa. Saya mengapresiasi ada upaya-upaya kampus seperti ini, bagaimana mendorong terbangunnya yang disebut dengan Green Campus. Ini akan memicu atau memberi pesan bahwa ke depan kampus ini akan concern dalam masalah-masalah bisnis hijau,” tuturnya.







