Agus menambahkan, tantangan berikutnya yang perlu dipersiapkan adalah kedisiplinan petani dalam merawat pohon pascapanen seperti pemangkasan dan pengendalian hama serta perluasan pangsa pasar agar komoditas alpukat Batulawang dapat terjual denga harga yang kompetitif dan menguntungkan.
Melalui program perberdayaan ini, BAZNAS Jabar menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kemandirian para petani binaan secara berkelanjutan agar roda perekonomian pedesaan terus berputar. Program ini diharapkan mampu mentransformasikan taraf hidup mustahik menjadi mandiri secara ekonomi, tumbuh menjadi munfik yang dermawan, hingga kelak tampil sebagai muzaki penunai zakat.***







