“BAZNAS mungkin tidak mampu menyelesaikan seluruh persoalan masyarakat dalam satu waktu. Namun, kami percaya bahwa kebaikan besar selalu dimulai dari kepedulian yang sederhana. Hari ini kita mengalirkan air, mudah-mudahan bersamanya mengalir pula kesehatan, kebahagiaan, dan keberkahan bagi masyarakat,” tuturnya.
Ijang menutup pesannya dengan menegaskan bahwa nilai sebuah bantuan tidak terletak pada kemeriahan acara penyerahan atau peresmiannya, melainkan pada keberlanjutan manfaat yang ditinggalkannya.
“Sebaik-baik bantuan bukanlah yang paling ramai ketika diresmikan, melainkan yang paling lama manfaatnya dirasakan masyarakat,” pungkasnya.***







