“Awalnya judul buku ini mau pakai kata ‘warisan’, tapi beliau kurang cocok. Lalu saya bilang, ‘Ini legasi, Pak.’ Akhirnya dipilihlah nama Sang Penggagas karena ide-ide beliau selalu berkembang dinamis dan berkesinambungan,” ungkap Aendra.
Tantangan Desain Sampul dan Filosofi Batik Megamendung
Aendra juga membagikan kisah di balik pembuatan sampul (cover) buku tersebut yang membutuhkan waktu sekitar enam bulan pengerjaan. Pemilihan visual pada sampul menampilkan kedekatan karakter dengan sentuhan motif batik Megamendung Cirebon, yang merefleksikan kecintaan sang tokoh terhadap kekayaan visual nusantara serta nuansa warna alam.
Rencana Tur Buku ke Berbagai Kota Besar
Peluncuran buku di UNPAD Bandung ini merupakan langkah awal dari rangkaian diseminasi gagasan yang dirancang secara khusus. Meskipun sempat ada wacana peluncuran di kawasan Kelapa Gading, Jakarta, keputusan untuk memulai debut di Bandung diambil setelah koordinasi intensif bersama para akademisi dan jaringan relasi di kampus.







