Menurut Tedy, selain memangkas biaya atau ongkos perjalanan, dengan memaksimalkan kendaraan umum juga akan berdampak pada penurunan angka kemacetan di Kota Bandung.
Mengingat adanya penurunan angka penggunaan kendaraan pribadi, sehingga jumlah kendaraan yang berkurang dan lalu lintas di Kota Bandung bisa terkendali.
“Dengan lebih optimalnya penggunaan alat transportasi umum, maka dapat menurunkan angka kemacetan di jalan-jalan Kota Bandung,” ujarnya.
Ia juga berharap tidak adanya pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab yang berusaha menimbun barang atau BBM. Hal itu akan menyebabkan kelangkaan serta menyulitkan masyarakat luas.
Kenaikan harga BBM juga berdampak pada harga bahan pokok di masyarakat. Maka pihaknya mendorong agar pemerintah melakukan inovasi atau terobosan dalam mengatasi persoalan tersebut.








