Ia menyebut pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi tantangan ekonomi global saat ini.
“Di tengah kondisi ekonomi dunia yang belum stabil, kita harus menjawab tantangan dengan kerja sama konkret. Program seperti Pasar Kreatif ini menjadi bentuk nyata sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, pusat perbelanjaan, dan masyarakat,” ujar Erwin saat membuka Pasar Kreatif 2025.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian Bulan Belanja Bandung, yang diharapkan mampu mendongkrak daya beli masyarakat sekaligus menarik kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara ke Kota Bandung.
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung, Ronny Ahmad Nurudin mengungkapkan, Pasar Kreatif Bandung 2025 tidak hanya meningkat dari segi jumlah peserta, tetapi juga memperluas wilayah kolaborasi hingga melibatkan UMKM dari kabupaten sekitar seperti Sumedang, Bandung, dan Garut.








