“Total ada 331 UMKM yang terlibat, termasuk dari daerah tetangga. Ini bentuk sinergi antardaerah yang semakin kuat. Kami juga menargetkan omzet penjualan dapat melampaui capaian tahun lalu yang mencapai Rp9,6 miliar,” kata Ronny.
Selain pameran dan promosi produk unggulan, kegiatan ini juga ditopang oleh peluncuran situs resmi Pasar Kreatif yang akan menjadi pusat data, katalog, hingga kanal transaksi daring bagi para pelaku usaha yang terlibat.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Dekranasda Kota Bandung, Aryatri Farhan menambahkan, kegiatan ini sejalan dengan visi Dekranasda untuk menjadikan produk lokal sebagai tuan rumah di negeri sendiri dan mampu bersaing di pasar global.
“Pasar Kreatif bukan hanya ajang transaksi ekonomi, tapi juga ruang edukasi dan apresiasi. Melalui kurasi ketat, produk-produk yang ditampilkan mencerminkan kualitas, kreativitas, dan identitas budaya lokal,” ujarnya.








