“Sebagai perguruan tinggi yang menyelenggarakan pendidikan terbuka dan jarak jauh, Universitas Terbuka membutuhkan dukungan fasilitas yang memadai untuk memastikan pelaksanaan ujian online berjalan lancar. Kerja sama dengan Pos Indonesia menjadi solusi strategis karena jaringannya tersebar luas hingga ke berbagai daerah,” kata Ali.
Sementara itu, EVP Enterprise Business Pos Indonesia Dino Ariadi memastikan Pos Indonesia telah menyiapkan fasilitas ruang ujian yang nyaman dan memadai bagi para mahasiswa.
Menurut Dino, pihaknya tidak hanya menyediakan ruang ujian, tetapi juga memastikan seluruh fasilitas pendukung tersedia dengan baik agar proses ujian dapat berjalan lancar.
“Kami menyiapkan ruang ujian yang nyaman dengan dukungan perangkat komputer, jaringan internet yang stabil, serta fasilitas pendukung lainnya. Dengan demikian mahasiswa Universitas Terbuka dapat mengikuti ujian dengan baik, aman, dan fokus,” ujarnya.
Dia menambahkan, pemanfaatan kantor Pos sebagai lokasi ujian juga menjadi bagian dari transformasi layanan Pos Indonesia yang tidak hanya berfokus pada layanan logistik, tetapi juga membuka ruang kolaborasi dengan berbagai sektor, termasuk pendidikan.
Setiap ruang ujian memiliki kapasitas antara 20 hingga 30 mahasiswa, dengan dukungan minimal 20 unit laptop atau komputer yang telah terhubung dengan jaringan internet dan listrik yang stabil.








