Senada dengan hal tersebut, Rektor USB YPKP Bandung, Dr. H. Didin Saepudin, S.E., M.Si., dalam pidato utamanya menegaskan bahwa perguruan tinggi memikul tanggung jawab besar di era transformasi digital. Pola pendidikan tinggi harus terus bergerak dinamis agar tidak menciptakan kesenjangan antara kurikulum kampus dan kebutuhan riil industri.
“Di era transformasi digital dan persaingan global saat ini, perguruan tinggi tidak hanya bertugas menghasilkan lulusan yang kompeten di bidang akademik saja. Tantangan kita jauh lebih besar, yaitu membentuk lulusan yang memiliki kemampuan adaptif terhadap teknologi, berjiwa inovatif, serta memiliki karakter moral dan kerja yang kuat,” tegas Didin.
Beliau juga menambahkan bahwa USB Fair 2026 tidak boleh dilihat sekadar sebagai ajang pameran lowongan kerja (job fair) biasa. Lebih dari itu, agenda ini merupakan media komunikasi strategis jangka panjang yang mempertemukan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari mahasiswa, ikatan alumni, sektor swasta, hingga pembuat kebijakan di pemerintahan, untuk mendukung peta jalan pengembangan SDM nasional.








