“Roda organisasi harus berjalan dengan solid, transparan, dan penuh integritas. Mari kita kesampingkan ego dan berbagai perbedaan. Kemudian fokus pada tujuan utama,” kata Yadi.
Yaitu meningkatkan mutu pembinaan atlet, berinovasi dan proaktif membangun kemitraan agar kesejahteraan atlet semakin baik.
“Pelatih adalah arsitek di balik lahirnya seorang juara. Saya berharap proses seleksi dilakukan secara objektif. Tidak hanya membentuk kemampuan teknik dan fisik, tetapi juga membangun karakter, moral, dan mental bertanding atlet agar tetap tangguh dalam setiap kompetisi,” paparnya
Dia apresiasi Pemerintah dan DPRD Kota
Bandung atas dukungan anggaran pembinaan serta pemberian bonus kadeudeuh kepada atlet berprestasi.








