“Jangan biarkan pola pikir kita diperbudak, jangan biarkan pola pikir kita dijajah. Karena kemerdekaan manusia dimulai dari kedaulatan pikirannya,” katanya.
Dharma berharap nilai tersebut dapat tumbuh dari mahasiswa Universitas Sangga Buana. Ia meyakini perubahan besar dapat dimulai dari kesadaran setiap individu.
“Ketika mereka sadar, percaya sama saya, Indonesia akan beres mulai dari mahasiswa Sangga Buana ini. Karena mereka paham. Ingat, satu orang bisa mengubah dunia, apalagi mereka banyak orang,” ujarnya.
Salah seorang mahasiswa baru, Muhammad Okta Fadilah, mengaku memilih USB YPKP setelah mencari berbagai informasi mengenai perguruan tinggi yang akan menjadi tempatnya melanjutkan pendidikan. Mahasiswa asal Kota Bandung yang mengambil Program Studi Teknik Mesin itu sebelumnya sempat mencoba masuk perguruan tinggi negeri.








