Dia mengingatkan, ada empat hal yang harus tetap melekat, yakni menjadi manusia sehat, cerdas, religius, dan berakhlak. Khusus untuk akhlak, Deden mendorong para siswa agar tetap membiasakan mengucapkan salam, punten, dan nuhun.
‘Saya harap, ciri Jabar yang santun dibawa juga ke sana,’ ingatnya.
Sementara, Koordinator Adem Jabar, Parningotan Hutasoit menjelaskan, selama mencari ilmu di Jabar, para siswa Adem telah meraih berbagai prestasi. Di antaranya, juara olimpiade fisika tingkat nasional, lulus SNMPTN serta lolos mengikuti seleksi IPDN dan kepolisian.
‘Prestasi tersebut tak lepas dari peran kepala sekolah,’ tuturnya.
Para siswa Adem Jabar Angkatan VII ini tersebar di 16 SMA dan 4 SMK di Jabar. Adapun teknis kepulangannya dibagi menjadi 5 klaster penerbangan, yakni klaster Wamena, Nabire, Sorong, Monokwari, dan Biak.
Dalam kegiatan ini pun disematkan doa bersama atas musibah yang menimpa Emmeril Kahn Mumtadz (putra sulung Gubernur Jabar, Ridwan Kamil dan Ibu Athalia Praratya) yang dinyatakan hilang di Sungai Aare, Swiss. ***








