Dia juga meninjau sejumlah program pemerintah di Kecamatan Caringin, mulai dari Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) Melati hingga rumah warga yang masuk kategori keluarga berisiko stunting (KRS).
“Kita punya program Kampung KB, yaitu Kampung Keluarga Berkualitas. Semangatnya adalah memastikan di kampung tersebut ada integrasi program, supaya misalnya tidak stunting, ada pengasuhan anak, serta berbagai kegiatan lain yang tujuannya mewujudkan keluarga yang sehat dan mandiri,” papar Wihaji.
Menurutnya, pentingnya kolaborasi lintas sektor atau konsep Pentaheliks, yakni kerja sama antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi, dan media.
“Prevalensi stunting di Indonesia 19,8 persen, sedangkan di Garut sudah turun menjadi sekitar 14 persen. Ini capaian bagus, tapi kita ingin terus tekan lebih rendah lagi. Jawa Barat menjadi prioritas karena jumlah penduduknya paling besar di Indonesia,” tambahnya.







