BANDUNG, PastiNews — Lapang Tegallega mendadak ramai oleh puluhan perempuan berbaju putih, Minggu pagi, 17 Mei 2026. Mereka datang bukan untuk berdemo, tapi untuk satu hal yang selama ini sulit mereka lakukan — bersuara.
Aksi ini bagian dari kampanye film Suamiku Lukaku yang digelar serentak di beberapa kota, termasuk Solo, Semarang, Surabaya, dan Yogyakarta. Film tersebut mengangkat kisah perempuan korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan mengajak masyarakat lebih peduli terhadap isu yang kerap dianggap urusan privat.
Salah satu peserta, Ade Rahmi (49), warga Ciroyom-Rajawali, mengaku pernah hidup dalam tekanan selama bertahun-tahun sebelum akhirnya memilih berpisah dari suaminya.
“Kalau suami pulang kerja, saya sering dipukul sampai benjol-benjol. Sampai sekarang saya belum siap menikah lagi karena trauma masa lalu,” ungkapnya lirih.
Meski begitu, ia mengaku hari ini memilih bangkit dan mendorong perempuan lain untuk tidak lagi diam.
“Kita sebagai perempuan harus kuat. Kalau merasa disakiti, harus berani mengungkapkan perasaan dan melawan. Yang penting bagaimana kita menjaga anak-anak kita,” tegasnya.
Peserta lain, Ifa, menyebut pesan dalam film ini mewakili apa yang dirasakan banyak perempuan tapi jarang diucapkan.
“Perempuan itu butuh pelindung, bukan orang yang menyakiti. Jangan sampai rumah tangga justru menjadi tempat yang menakutkan,” ujarnya.
Koordinator Teman Film, Jeane, menjelaskan bahwa kegiatan ini sengaja dibuat sebagai ruang aman bagi para perempuan untuk saling berbagi cerita.
“Sebagian yang hadir memang pernah mengalami KDRT. Ada yang sudah berpisah, ada juga yang masih bertahan. Di sini kita ingin menyuarakan bahwa perempuan harus berani melawan kekerasan,” katanya.
Film Suamiku Lukaku juga mendapat dukungan dari sejumlah figur publik, salah satunya aktris Ayu Azhari yang turut menyuarakan isu ini di media sosial.
Aksi berakhir damai. Para peserta berpencar perlahan — sebagian masih saling bertukar cerita, menemukan teman senasib yang selama ini tidak mereka sangka ada di sekitar mereka.







