Bandung, PastiNews – Festival literasi Semesta Buku 2026 kembali hadir di Kota Bandung. Gramedia menggelar acara ini di Gramedia Merdeka, Jalan Merdeka, Bandung. Festival ini berlangsung mulai 14 Mei hingga 1 Juni 2026. Selama hampir tiga pekan, pengunjung bisa menjelajahi ribuan judul buku dari berbagai genre. Semua buku ditawarkan dengan harga spesial, bahkan diskon hingga 90 persen.
Semesta Buku bukan sekadar pameran buku biasa. Acara ini dirancang sebagai ruang literasi yang memadukan buku, komunitas, dan kreativitas. Pengunjung dari berbagai kalangan bisa menikmati pengalaman literasi yang lebih interaktif dan dekat. Mulai dari pelajar, mahasiswa, hingga komunitas kreatif, semua disambut dalam festival ini.
Berbagai kegiatan menarik turut meramaikan festival tahun ini. Pengunjung bisa mengikuti talkshow, workshop penulisan, dan diskusi buku. Ada juga sesi bedah buku, lomba dan kompetisi, serta kumpul komunitas. Salah satu program unggulan yang tersedia adalah editors clinic, yaitu sesi konsultasi langsung dengan editor berpengalaman.
Sejumlah tokoh dari dunia literasi dan industri kreatif dijadwalkan hadir. Di antaranya Brian Khrisna, Kang Jeffman, Dr. dr. Agus Rahmadi, Herzi Maulvi, dan Devi Saidulloh. Para penulis dari Gramedia Writing Project (GWP) juga ambil bagian. Nama-nama seperti Dadan Erlangga, Shirley Du, Yessie L.R, Arata Kim, dan Ghyna Amanda siap berbagi pengalaman berkarya. Kehadiran mereka diharapkan menginspirasi generasi muda yang ingin terjun ke dunia kepenulisan.
Gramedia menyampaikan harapannya melalui acara ini. “Kami ingin menghadirkan ruang yang mempertemukan buku dan pembaca. Tempat ini juga menjadi wadah bertemunya ide, kreativitas, dan kolaborasi antar komunitas,” ujar Melvi, Content & Business Development Assistant Manager Gramedia. Ia berharap setiap pengunjung membawa pulang pengalaman bermakna dan semangat untuk terus membaca dan berkarya.
Semesta Buku 2026 merupakan bagian dari rangkaian festival nasional. Kota-kota lain seperti Padang, Bogor, Surabaya, Makassar, dan Jakarta juga menjadi bagian dari rangkaian ini. Festival ini selaras dengan program Nusa Membaca, inisiatif Gramedia untuk mendorong ekosistem literasi yang inklusif di Indonesia.







