“Penguatan kapasitas pengelola UPZ dan transformasi digital merupakan kebutuhan. Pengelolaan zakat harus semakin cepat, transparan, mudah diakses, dan tepat sasaran sehingga manfaatnya benar-benar dapat dirasakan masyarakat,” kata Sodik.
Digitalisasi untuk Memperkuat Kepercayaan
Salah satu agenda penting Rakor UPZ 2026 adalah akselerasi digitalisasi penghimpunan dan pengelolaan ZIS. BAZNAS Jawa Barat mendorong pemanfaatan ekosistem perbankan dan pembayaran digital melalui Cash Management System (CMS), mobile banking, QRIS, serta Virtual Account.
Digitalisasi tidak hanya diarahkan untuk memberikan kemudahan kepada muzaki dalam menunaikan zakat, tetapi juga memperkuat transparansi, akurasi pencatatan, serta akuntabilitas pengelolaan dana secara lebih cepat dan terintegrasi.








