Meski sarana olahraga masih terbatas, warga aktif memanfaatkan taman sebagai ruang aktivitas bersama.
Wali Kota mendorong agar olahraga warga dijadikan budaya sosial karena mampu memperkuat kebersamaan dan mengurangi stres.
Terkait kebersihan, produksi sampah di Cijawura mencapai 5,8 ton per hari, namun enam RW sudah mengelola budidaya maggot dengan hasil 100 kilogram per siklus.
Pemerintah akan memperkuat upaya ini melalui program baru bernama “Gaslah Petugas Pemilah”, di mana sampah organik diolah di tingkat RW, dan hanya residu yang diangkut ke TPA.
Menutup kegiatan, Wali Kota Bandung menyampaikan sepuluh arahan penting bagi warga dan perangkat kelurahan:
- Perkuat peran kader Posyandu dalam enam SPM.
- Tangani stunting dari hulu: gizi, sanitasi, dan air bersih.
- Hentikan praktik BABS dan bangun perilaku hidup bersih.
- Susun mitigasi bencana angin kencang secara lokal.
- Aktifkan seluruh pos Siskamling dan ronda rutin.
- Tertibkan lahan parkir dan perbaiki PJU padam.
- Kelola sampah berbasis RW, perkuat daur ulang organik.
- Fasilitasi ruang olahraga warga.
- Perbarui data RW untuk akurasi anggaran.
- Pemkot akan melakukan kunjungan rutin ke tiap RW.***







