Ia menambahkan bahwa kolaborasi antara BAZNAS RI dan BAZNAS Jawa Barat dalam program ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat model pendayagunaan zakat yang produktif dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Menurutnya, pendekatan seperti ini penting untuk memastikan bahwa penerima manfaat tidak hanya memperoleh bantuan, tetapi juga memiliki bekal kompetensi yang dapat menjadi modal usaha jangka panjang.
Salah satu peserta dari ITB, Gina, menyampaikan rasa syukur atas kesempatan mengikuti program tersebut.
“Pelatihan Barista Z-Coffee ini sangat membuka wawasan kami, bukan hanya tentang teknik meracik kopi, tetapi juga tentang bagaimana membangun usaha yang relevan dengan perkembangan digital saat ini. Program ini memberi kami semangat untuk lebih mandiri dan berani memulai usaha,” ungkapnya.







