Pemerintah membuka peluang bagi bapak-bapak dan generasi muda untuk ikut menjadi kader, agar kegiatan Posyandu lebih dinamis dan berkelanjutan.
Dalam laporan menyebutkan, terdapat 134 anak stunting dan 32 kasus TBC di wilayah Cijawura.
Penyebab utama berasal dari asupan gizi ibu hamil yang kurang dan kondisi sanitasi yang belum memadai, terutama di RW 1, 2, 3, 4, 7, 10, dan 12 yang masih ditemukan praktik Buang Air Besar Sembarangan (BABS).
Menurut Farhan, perang melawan stunting harus dimulai dari perubahan perilaku dan perbaikan sanitasi.
“Kalau airnya kotor, gizinya kurang, dan lingkungannya tidak bersih, anak-anak kita akan terus terhambat. Kita perbaiki dari hulu dari ibu hamil, air bersih, dan lingkungan sehat,” tegasnya.







